SIARAN PERS : PEREKRUTAN PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF (P2P) BAWASLU 2026, KOTA GORONTALO
|
Kota Timur-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Bawaslu Kota Gorontalo secara resmi membuka perekrutan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat. Program ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif publik dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas. Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah sejak dibukanya proses rekrutmen.
Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib menegaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif bukan sekadar program pelatihan biasa, melainkan gerakan strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. “Program P2P adalah program nasional Bawaslu RI sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran aktif dalam mengawasi jalannya demokrasi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya bagi Lembaga Bawaslu , tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu yang juga merupakan koordinator divisi hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat (HP2H) mengungkapkan tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat terkait kepemiluan, “Melalui P2P, kami ingin menciptakan masyarakat yang melek demokrasi, memahami potensi pelanggaran, serta mampu berkontribusi dalam pencegahan sejak dini.” Hal ini dinilai penting untuk meminimalisir berbagai potensi kecurangan yang dapat mencederai proses demokrasi.
Sementara itu Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Koordinator divisi Penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Erman Katili mengatakan program P2P juga diarahkan untuk membangun jaringan pengawasan partisipatif yang kuat dan berkelanjutan, “Kami ingin mencetak agen-agen pengawasan di tengah masyarakat yang dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menjaga kualitas pemilu.” Dengan adanya jaringan ini, diharapkan pengawasan dapat menjangkau hingga ke tingkat paling bawah secara efektif.
Adapun Waktu pendaftaran telah dimulai dari dari tanggal : 17-27 April 2026
waktu seleksi administrasi : 20-27 April 2026
Waktu pemanggilan peserta : 30 April 2026
Direncanakan peserta akan menerima materi baik secara daring maupun luring terkait kepemiluan. Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dapat menghubungi kontak person : 085395998655 atau datang langsung di kantor Bawaslu Kota Gorontalo yang beralamat di Jl. Taman Bunga Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo.
Bahwa berdasarkan data yang dihimpun dari link pendaftaran https://bit.ly/YukDaftarP2P2026 sampai dengan tanggal 23 April 2026 terdapat 16 pendaftar dengan rincian pada info grafis dan peserta dapat mengunduh dokumen persyaratan pada dokumen siaran pers berikut : Klik SiaranPers
Penulis:A.L
Editor: Wahyuni