Di Polda Gorontalo, Bawaslu Awasi Ketat Pelaksanaan Koordinasi Data PDPB
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Di polda Gorontalo, Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu dan Erman Katili didampingi Koordinator Sekretariat Berny Pakaja melaksanakan pengawasan ketat terhadap proses koordinasi data dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan oleh KPU Kota Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Gorontalo dalam memastikan setiap proses PDPB yang dilakukan oleh KPU Kota Gorontalo berjalan secara akurat, transparan, dan akuntabel. Fokus utama pengawasan diarahkan pada sinkronisasi data anggota Polri, khususnya mereka yang baru diangkat sehingga tidak lagi memiliki hak pilih. Rabu (22/4/2026).
Dalam pelaksanaan koordinasi tersebut, KPU Kota Gorontalo menjelaskan maksud kunjungan koordinasi. Fokus utama pengawasan diarahkan pada sinkronisasi data anggota Polri, khususnya mereka yang baru diangkat sehingga tidak lagi memiliki hak pilih. Bawaslu Kota Gorontalo memandang pentingnya pembaruan data secara berkala dari pihak Polda Gorontalo. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya data anggota Polri aktif yang masih tercantum sebagai pemilih dalam daftar pemilih. Bawaslu juga memastikan bahwa setiap perubahan status kepegawaian dapat segera terintegrasi dalam sistem data pemilih yang dikelola oleh penyelenggara pemilu, sehingga potensi ketidaksesuaian data dapat diminimalisir sejak dini.
Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu mengungkapkan bahwa tujuan pengawasan giat tersebut juga menyasar pada data pensiunan Polri yang telah kembali memperoleh hak pilihnya. Dalam konteks PDPB, kelompok ini menjadi penting untuk diperhatikan karena berpotensi masuk sebagai pemilih pemula secara administratif. Bawaslu mendorong agar proses pendataan terhadap pensiunan dilakukan secara cermat dan menyeluruh, sehingga hak politik mereka tetap terjamin dan tidak terabaikan dalam daftar pemilih.
Untuk diketahui pengawasan koordinasi tersebut diterima langsung oleh Kapolda Gorontalo di ruang kerjanya. Melalui pengawasan yang dilakukan di Polda Gorontalo ini, Bawaslu Kota Gorontalo berharap terbangun sinergi yang kuat antara lembaga pengawas pemilu, KPU dan institusi kepolisian. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas data pemilih yang valid dan terpercaya. Dengan demikian, proses demokrasi dapat berjalan lebih berintegritas, serta memberikan kepastian bahwa hanya warga negara yang memenuhi syarat yang terdaftar sebagai pemilih.
Penulis/Editor:A.L
Foto:A.L