Lompat ke isi utama

Berita

Perekrutan P2P Dikebut, Herlina Optimis Partisipasi Publik Meningkat

Herlina Antu

Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu saat melakukan sosialisasi Perekrutan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu melalui Podcast

Kota Timur - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Anggota Bawaslu kota Gorontalo yang juga merupakan Koordinator Divisi hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat Herlina Antu menyampaikan optimisme terhadap peningkatan jumlah pendaftar.
dalam perekrutan peserta Pendidikan pengawas partisipatif (P2P) Bawaslu 2026, untuk wilayah Kota Gorontalo.

“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup baik. Dengan sosialisasi yang terus kami maksimalkan, kami optimis partisipasi publik akan terus meningkat dan kuota yang ditargetkan dapat terpenuhi,” ujar Herlina Antu.


Ia menambahkan bahwa Bawaslu Kota Gorontalo terus mengakselerasi proses perekrutan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat. Langkah percepatan ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang menyasar beragam segmen, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mendorong kesadaran publik untuk turut ambil bagian dalam menjaga kualitas demokrasi.

Menurutnya, program P2P bukan hanya sebatas perekrutan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepemiluan yang penting bagi masyarakat. “P2P ini memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana mengawasi tahapan pemilu secara aktif dan bertanggung jawab. Ini adalah investasi demokrasi jangka panjang,” tambah Herlina.

Dalam pelaksanaannya, selain melalui media sosial. Bawaslu Kota Gorontalo juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan sosialisasi. Melalui sinergi tersebut, diharapkan informasi terkait perekrutan P2P dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, sehingga partisipasi tidak hanya meningkat secara jumlah, tetapi juga berkualitas.

terkahir Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu mendaftar dan menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. “Mari bersama kita awasi pemilu, karena demokrasi yang baik lahir dari keterlibatan aktif masyarakat. P2P adalah ruang bagi kita semua untuk berkontribusi,” tutupnya.

Untuk diketahui Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, per tanggal 23 April 2026 jumlah pendaftar P2P tercatat sebanyak 16 orang. Dari jumlah tersebut, pendaftar laki-laki mendominasi dengan total 10 orang, sementara pendaftar perempuan berjumlah 6 orang.

Pendaftaran akan terus dibuka sampai dengan tanggal 27 April 2026. Untuk Info lebih lanjut terkait dokumen persyaratan dapat menghubungi kontak person 085395998655

Penulis/Editor:A.L