Dorong Animo Masyarakat, Herlina Ungkap Strategi Pengawasan PDPB
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Dalam upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Koordinator divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Herlina Antu menyampaikan beberapa masukan penting dalam rangka meningkatkan animo masyarakat dalam pengawasan PDPB. Hal itu ia sampaikan dalam rapat pengawasan PDPB Bersama KPU Kota Gorontalo dan Disdukcapil Kota Gorontalo bertempat di Kantor Bawaslu Kota Gorontalo pada Rabu (28/5/2025).
Herlina menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan PDPB sangat bergantung pada peran serta masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat dan jujur terkait data pemilih, khususnya menyangkut pemilih baru, pindah domisili, maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS).
“Pengawasan bukan hanya tugas Bawaslu, tapi menjadi tanggung jawab kolektif. Masyarakat perlu tahu bahwa keterlibatan mereka sangat menentukan kualitas daftar pemilih,” ujarnya.
Untuk itu, Herlina memaparkan beberapa strategi utama yang akan ditempuh Bawaslu Kota Gorontalo, antara lain:
penguatan koordinasi antar lembaga, Sosialisasi berbasis komunitas , tokoh masyarakat, dan organisasi pemuda.
Kolaborasi dengan pemerintah kelurahan/desa dan RT/RW untuk mendeteksi perubahan data pemilih secara dini.
Optimalisasi media sosial dan kanal aduan daring untuk menampung laporan masyarakat terkait dugaan data pemilih yang tidak valid.
Pemanfaatan program Mobile Edukasi Pengawasan untuk menjangkau langsung masyarakat hingga ke lingkungan-lingkungan RT/RW
Herlina juga mendorong agar setiap temuan dan masukan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara transparan oleh penyelenggara teknis, serta menjadi bahan evaluasi dalam laporan hasil rekapitulasi PDPB yang nantinya akan dilakukan oleh KPU Kota Gorontalo
“Semakin banyak masyarakat yang peduli dan terlibat, maka semakin kecil potensi daftar pemilih bermasalah dalam Pilkada mendatang,” pungkasnya.
Melalui pendekatan ini, Bawaslu Kota Gorontalo berharap PDPB dapat berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, partisipatif, dan akuntabel, serta menghasilkan daftar pemilih yang benar-benar mencerminkan realitas di lapangan.
Penulis/Editor:A.L
Foto:A.L