Lompat ke isi utama

Berita

Tak Ada yang Tertinggal, Bawaslu Kota Gorontalo Pastikan Warga Binaan Mutakhir Melalui Uji Petik di Lapas Kelas IIB Pohuwato

Bawaslu Kota Gorontalo

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili bersama Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu dan Erman Katili saat melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui kegiatan uji petikdi Lapas Kelas IIB Pohuwato, Senin, 20/10/2025).

Pohuwato-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Dalam rangka memastikan hak pilih setiap warga negara, termasuk warga binaan, Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu dan Erman Katili melaksanakan kegiatan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Lapas Kelas IIB Pohuwato, Senin, 20/10/2025)

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Bawaslu Kota Gorontalo dalam memastikan tidak ada satu pun pemilih yang terlewatkan dalam proses pemutakhiran data. Uji petik di lingkungan lapas dilakukan untuk mencermati kesesuaian data antara daftar pemilih potensial dengan kondisi faktual warga binaan yang sedang menjalani masa binaan.

Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan keakuratan data pemilih dan perlindungan hak konstitusional warga binaan. “Bawaslu Kota Gorontalo memastikan bahwa proses PDPB berjalan sesuai prinsip akurasi. Warga binaan pun memiliki hak yang sama untuk terdaftar dan terupdate dalam proses PDPB ungkap Herlina.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap proses PDPB di lapas juga bertujuan mencegah terjadinya potensi data ganda atau data tidak valid dan jenis kriteria data lainnya yang relevan dengan proses wargan binaan di lapas yang dapat memengaruhi kualitas daftar pemilih dalam PDPB. Selain itu, Bawaslu Kota Gorontalo mendorong agar sinergi antara KPU, pihak Lapas, dan Dukcapil terus diperkuat guna menjaga validitas data pemilih.

Pada pelaksanaan uji petik tersebut, turut hadir anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili yang memastikan pelaksanaan uji petik di lapas kelas IIB Pohuwato berjalan optimal. Wahyudin yang turut mendampingi menyampaikan bahwa Bawaslu memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap warga negara, termasuk warga binaan, tetap memperoleh hak pilihnya. “Pengawasan ini penting untuk menjamin bahwa tidak ada pemilih yang terabaikan, serta memastikan data pemilih pada proses PDPB tetap valid dan mutakhir,” ungkapnya.

Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kota Gorontalo menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh elemen masyarakat, termasuk warga binaan, mendapatkan hak politiknya secara adil dan setara. Langkah pengawasan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan pemilu yang inklusif, berintegritas, dan demokratis di Kota Gorontalo.

Penulis:A.L

Editor: Wahyuni

Foto: Humas Lapas Pohuwato