Saat Konsolidasi Bersama Partai Golkar, Isu stigma "Bawaslu ada dimana mana" ditanggapi Santai Oleh Erman Katili
|
Kota Timur-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Saat mendengar beberapa masukan dan kerisauan para anggota DPRD Kota Gorontalo soal kampanye yang disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kota Gorontalo Susanto Liputo dimana dirinya, mengatakan ruang gerak para kontestan Pemilu sangat sempit karena merasa takut ketika ada Bawaslu Kota Gorontalo maupun pengawas adhoc baik kecamatan dan kelurahan.Hal ini ditanggapi santai Oleh Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Erman Katili, saat melakukan konsolidasi di partai Golkar Kamis 14/5/2026
Dimana menurutnya pengawasan itu perlu dilakukan dimana saja, tentu sudah ada standardisasi sebagai langkah pengawasan di lapangan dengan berpedoman pada pemetaan Indeks kerawanan pemilu di di wilayah kecamatan Se Kota Gorontalo
Tapi sebagai tambahan Erman menjelaskan pencegahan dugaan pelanggaran menjadi alasan kenapa Bawaslu Kota Gorontalo terus memantau aktifitas partai politik. Hal ini sedianya hanya menyampaikan bahwa bisa mempedomani regulasi dalam Undang undang Pemilu, dan menghindari pelanggaran yang diatur dalam ketentuan Undang-Undangan Pemilu.
"Bawaslu hadir hanya untuk melakukan pencegahan kepada para kontestan jangan sampai melanggar , bukan untuk mencari cari kesalahan"tegas Erman
Terakhir Anggota Bawaslu Kota Gorontalo yang juga koordinator Divisi Penanaganan Pelanggaran Dan Penyelesaian Sengketa Erman Katili berharap sinergi penyelenggara dan peserta pemilu perlu untuk ditingkatkan tidak hanya dalam agenda formal seperti sekarang ini. Bawaslu selalu terbuka untuk menerima para peserta pemilu untuk berdiskusi soal regulasi dengan poin penting yakni hal hal yang bole dilakukan oleh partai politik dan mana yang tidak bisa dilakukan oleh partai politik.
"Kantor Bawaslu Kota Gorontalo bertempat di kelurahan Moodu Kecamatan Kota timur Tepatnya disamping Kantor Camat Kota Timur, kalau mau datang untuk koordinasi silahkan, jangan nanti sdah terjadi pelanggaran yang ditemukan baru berdiskusi" Tutup erman
penulis:Fahmi
editor:A.L
Foto:Vidya