Lompat ke isi utama

Berita

Rahmat Bagja kepada Peserta Peran Saka Nasional: Pemilih Pemula Adalah Penentu Arah Bangsa

Rahmat Bagja

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja saat menjadi narasumber pada kegiatan Peran Saka Nasional 2025 bertempat di Bumi Perkemahan Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo, Jumat (7/11/2025).

Gorontalo-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Peran Saka Nasional 2025 pada Jumat  (7/11/2025) bertempat di Bumi Perkemahan Peran Saka Naional Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo dihadiri peserta dari berbagai daerah. Dalam pemaparannya, Bagja menyebut bahwa setiap pemilih pemula bukan hanya pengguna hak pilih, tetapi juga aktor penentu masa depan bangsa.

Menurut Bagja, terdapat tiga alasan utama yang membuat pemilih pemula sangat strategis. Pertama, dari sisi jumlah, pemilih pemula selalu hadir dalam jumlah besar setiap penyelenggaraan pemilu dan secara signifikan dapat memengaruhi hasil akhir. Kedua, pemilih pemula memiliki idealism integritas yang kuat sehingga diharapkan mampu memilih berdasarkan nilai dan rekam jejak, bukan sekadar pengaruh atau iming-iming tertentu. Ketiga, pemilih pemula merupakan investasi jangka panjang demokrasi, sebagai penggerak pengawasan partisipatif karena kualitas pemimpin bangsa di masa depan juga ditentukan oleh kualitas pilihan generasi muda saat ini.

“Kalian bukan hanya hadir sebagai peserta kegiatan. Kalian adalah calon pengawas demokrasi, calon agen perubahan, dan calon pemimpin masa depan. Pemilih muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh politik uang atau hoaks, tetapi memilih berdasarkan rekam jejak dan integritas  calon,” ujar Bagja di hadapan peserta.

Selain itu Ia pula menjelaskan peran dan tujuan peran saka Adhyasta Pemilu, niai nilai integritas yang harus dijaga oleh Pemilih Pemula serta tantangan bagi Pemilih Pemula. Ia  mendorong peserta Peran Saka untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif, terutama di lingkungan terdekat mereka. Menurutnya, pengawasan bukan hanya tugas Bawaslu semata, tetapi merupakan tanggung jawab masyarakat, termasuk generasi muda yang peka terhadap isu demokrasi dan keadilan.

Terakhir Rahmat Bagja menekankan bahwa  Partisipasi pemilih pemula bukan hanya sekadar datang ke TPS untuk mencoblos, tetapi juga menjadi bagian dari penjaga demokrasi. Dengan semangat muda yang kritis, jujur, dan berintegritas, para pemilih pemula bisa memastikan bahwa pemilu berjalan sesuai asas: “Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan adil.

Pemberian materi oleh Ketua Bawaslu RI tersebut dirangkaikan dalam temu tokoh Nasional pada giat peran Saka Nasional, turut hadir Kepala Biro pada dukungan Teknis Bawaslu RI Drs. Eliazar Barus,M.Si, pengurus  Kwarnas, Kwarda (Kwartir Daerah) Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Bersama jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Penulis:A.L

Editor: Wahyuni

Foto:A.L