Lompat ke isi utama

Berita

Professor Rauf Hatu Jelaskan Tantangan Pemilu Serentak 2024

Professor Rauf Hatu Jelaskan Tantangan Pemilu Serentak 2024
Kota Gorontalo – Dalam Kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu Kota Gorontalo bertempat di Hotel Damhil Kota Gorontalo, dimana kegiatan ini bertajuk Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Dengan Tema “Membumikan Pengawasan Partisipatif Masyarakat Dalam Persiapan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024”. Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri ekternal unusr akademisi dan juga ahli kepemiluan Bapak Prof. Dr. Rauf A. Hatu M.Si. \n \nAdapun  pemaparan kepada peserta dari beberapa lapisan masyarakat yakni Nelayan, Petani, Pedagang, Mahasiswa serta unsur lainnya mengenai sistem kepemiluan dan tantangan Pemilu. Sebagaimana dirangkum humas Bawaslu Kota Gorontalo adalah poin inti mengenai tantangan pemilu serentak di tahun 2024 ini. Adapun kata beliau ini di dasarkan dari beberapa faktor yang harus dipecahkan  yakni. \n \nYang pertama kata Rauf Hatu bahwa yang mana faktor yang mempengaruhi dari sisi Penyelenggara Pemilu dimana masih menjadi permasalahan nya yakni mengenai SDM, ketersediaan logistik serta pelaksanaan  Pemungutan Suara yang mana kemungkinan akan sama dengan pemungutan suara di tahun 2019 silam yang berdampak pada banyak korban yang berjatuhan. \n \n“Saya Rasa sistem pemilu yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang akan sama dengan Pemilu 2019 karena masih berdasar pada undang-Undang yang sama yakni Undang-Undang No 7 Tahun 2017” Ujar Pria yang bergelar Professor Sekaligus Ketua Senat Mahasiswa UNG Gorontalo itu \n \nSelain itu yang kedua  kendala lainnya yakni kendala struktural, dumana keterbatasan SDM Bawaslu untuk mengawasi di lapangan yang dibatasi oleh jumlah masi menjadi masalah krusial untuk memaksimalkan pengawasan di lapangan. \n \n“Maka oleh karena itu saya meminta kepada masyarakat yang hadir pada saat ini untuk bagaiman berada di garda terdepan dan menyebarkan pola partisipasi pengawasan secara aktif kepada kerabat, keluarga maupun masayarakat lainnya”. Jelas Rauf \n \nPada akhir pemaparan Rauf berharap bahwa untuk mengatasi tantangan dalam pemilu 2024 mendatang diperlukan kolaborasi, singkronisasi dan sinergitas antara penyelenggara pemilu, partai politik, para pemilih dan pemerintah. tutup \n \n"