Lewat WFA Rutin, Bawaslu Kota Gorontalo Bahas Program Strategis
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo- Bawaslu Kota Gorontalo kembali menggelar Work From Anywhere (WFA) rutin sebagai bagian dari komitmen menjaga produktivitas dan koordinasi internal. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (1/08/2025) melalui aplikasi zoom ini dipimpin oleh Kordiv P3S, Erman Katili. Dalam kesempatan tersebut, dua program strategis menjadi fokus utama pembahasan, yakni pelaksanaan apel pengawasan partisipatif dan pengembangan konten media sosial.
Erman Katili menjelaskan bahwa Apel Pengawasan Partisipatif akan dimulai pada Senin, 4 Agustus 2025, di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bawaslu Goes to School, yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan kepada pelajar. “Apel ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pendidikan pemilu yang bertujuan menciptakan pemilih cerdas sejak dini,” tegas Erman.
Selain itu, tim Humas Bawaslu Kota Gorontalo juga memaparkan perkembangan serta rencana penguatan konten media sosial lembaga. Dalam diskusi, ditekankan pentingnya menyampaikan informasi yang relevan, edukatif, dan dikemas secara menarik agar menjangkau lebih luas, khususnya generasi muda yang aktif di platform digital.
Erman menyampaikan apresiasi atas kerja tim dalam menjaga keberlanjutan informasi publik melalui media sosial. Ia juga mendorong agar pendekatan komunikasi visual dan narasi yang digunakan mampu membangun kedekatan antara Bawaslu dan masyarakat. “Media sosial menjadi sarana penting untuk memperkuat kepercayaan publik dan mengajak mereka berpartisipasi dalam pengawasan,” tambahnya.
Melalui WFA rutin seperti ini, Bawaslu Kota Gorontalo memastikan bahwa koordinasi antar divisi tetap berjalan baik meski dilaksanakan secara fleksibel. Diskusi-diskusi internal yang intensif menjadi modal penting untuk menjaga arah pelaksanaan program dan efektivitas.
Dengan semangat kolaboratif, Bawaslu Kota Gorontalo terus memperkuat sinergi internal serta mengedepankan inovasi dalam menyampaikan pesan-pesan pengawasan partisipatif. WFA bukan hanya metode kerja alternatif, tetapi ruang strategis untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam menjalankan fungsi kelembagaan.
Penulis : Wahyuni Ramadani
Foto : Boby