Lompat ke isi utama

Berita

Koordinasi Jadi Langkah Strategis, Herlina Tekankan Keakuratan Data Pemilih

Bawaslu Kota Gorontalo

Foto bersama Anggota Bawaslu Kota Gorontalo (tengah) Herlina Antu bersama KPU Kota Gorontalo terkait koordinasi data Pemilih PDPB bertempat di Kantor KPU Kota Gorontalo, Kamis (25/9/2025).

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Dalam upaya memperkuat kualitas penyusunan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Kota Gorontalo terus menekankan pentingnya akurasi data pemilih. Melalui agenda koordinasi, anggota Bawaslu Kota Gorontalo yang juga merupakan koordinator divisi hukum, pencegahan partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat Herlina Antu menegaskan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam menjamin hak pilih masyarakat pada Proses PDPB. Pelaksanaan koordinasi berlangsung di kantor KPU Kota Gorontalo pada Kamis (25/9/2025).

Herlina menjelaskan bahwa koordinasi awal sebelum dilakukannya rekapitulasi bersama pemangku kepentingan merupakan langkah strategis dalam mengawal akurasi data pemilih. Dengan adanya sinergi, baik dengan KPU, pemerintah daerah, hingga masyarakat, Bawaslu dapat memastikan setiap potensi permasalahan data dapat terdeteksi lebih awal.

“Melalui koordinasi yang intensif, kita bisa saling melengkapi dan mengatasi kendala yang ada di lapangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengawasan data pemilih bukan hanya tugas teknis kelembagaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi maupun laporan apabila ditemukan adanya kejanggalan terkait daftar pemilih. Partisipasi publik menjadi salah satu pilar utama dalam memastikan data yang tersaji benar-benar merepresentasikan kondisi riil pemilih.

Selain itu, Herlina juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembaruan data. Menurutnya, keterbukaan informasi bersama Bawaslu dari penyelenggara teknis KPU akan memudahkan proses pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu, sehingga potensi anomali data dapat diminimalisir.

Herlina berharap koordinasi yang terjalin dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga dalam komunikasi sehari-hari antar lembaga. Dengan demikian, akurasi data pemilih dapat dijaga secara konsisten demi terwujudnya proses rekapitulasi PDPB yang  valid, mutakhir, dan akurat

Penulis/Editor:A.L

Foto:Humas KPU Kota Gorontalo