Lompat ke isi utama

Berita

Kenang Jasa Tokoh Bangsa, Bawaslu Kota Gorontalo Laksanakan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Bawaslu Kota Gorontalo

Bawaslu Kota Gorontalo melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas wafatnya salah satu tokoh bangsa yakni Almarhum Try Sutrisno yang merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Bawaslu Kota Gorontalo melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas wafatnya salah satu tokoh bangsa yakni Almarhum Try Sutrisno yang merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bawaslu Kota Gorontalo yang telah dimulai dari tanggal  2 dan akan berakhir tanggal 4 Maret 2026.

Pengibaran bendera setengah tiang ini menjadi simbol penghormatan atas jasa, dedikasi, dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Dalam momen tersebut, seluruh peserta kegiatan turut memanjatkan doa sebagai wujud empati dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib menyampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan dan keteladanan tokoh bangsa harus terus menjadi inspirasi, khususnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pengawasan pemilu. Semangat integritas, komitmen kebangsaan, serta pengabdian tanpa pamrih menjadi warisan moral yang patut dijaga dan diteruskan.

Kegiatan ini juga menjadi refleksi bagi seluruh jajaran untuk memperkuat rasa nasionalisme dan tanggung jawab institusional. Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu Kota Gorontalo berkomitmen menjaga demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai konstitusi serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui pengibaran bendera setengah tiang tersebut, Bawaslu Kota Gorontalo menegaskan bahwa penghormatan kepada tokoh bangsa bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas sejarah perjuangan yang telah membangun fondasi kehidupan demokrasi di Indonesia.