Kajian Jumat Dhuha (KAJUD) 16/7/2021, Adakah Korelasi Antara Sholat dan Rezeki ?
|
Pimpinan dan seluruh staff Bawaslu Kota Gorontalo kembali duduk bersama dalam majelis pekanan, Kajian Jumat Dhuha (KAJUD), Jumat, 16 Juli 2020. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Bawaslu Kota Gorontalo tersebut menghadirkan Pemantik, Bapak Alvian Mato, M.Pd.I yang mengangkat tema kajian, “ Adakah Korelasi Antara Sholat dan Rezeki?.
\n
\nSuasana Dhuha yang masih diliputi oleh dinginnya udara akibat guyuran hujan sepanjang malam di Kota Serambi Madinah itu, perlahan mulai terasakan hangat oleh kehadiran peserta Kajud. Sebagaimana biasa agenda yang dimulai tepat pukul 08:30 tersebut diawali dengan Tahsinul quran, dimana setiap peserta secara bergilir membaca alquran sambil menerima koreksi dari peserta lainnya jika terdapat kesalahan dalam membacanya.
\n
\nDalam sesi kajian, Bapak Alvian Mato, M.Pd.I, memulai ceramahnya dengan memberikan semangat bahwa sesuangguhnya setiap manusia yang terlahir ke dunia adalah makhluk yang istimewa. Yaa diistimewakan Allah karena dipilih dan ditunjukNya sebagai Khalifatullah fil ardh. Sebagai wakil Allah SWT di muka bumi maka pantaslah jika alam semesta ini ditundukkan atau dapat ditaklukan oleh manusia untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
\n
\nTerkait dengan potensi manusia dalam menggapai hasrat kehidupan beliau menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang Allah SWT ciptakan untuk menjadi miskin akan tetapi semua dalam keadaan kaya minimal cukup. Beliau mengutip Qs. An-Najm 48 yang artinya, “. dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,
\n
\nDengan demikian jika dengan keistimewaan dan semua potensi yang menjadi bekal bagi manusia tersebut dibarengi dengan ketaatan kepada Allah SWT, berupa ibadah yang paling utama yakni sholat maka dipastikan keberkahan dan rahmat Allah akan senantiasa mewarnai kehidupannya, pungkas Komisioner Bawaslu Kota Gorontalo yang cerdas itu.
\n
\nTurut hadir dalam Kaegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Lismawi Ibrahim menyampaikan dalam sesi diskusi bahwa Allah SWT memberikan rezeki kepada hambaNya dengan berbagai macam cara di antaranya melalui ikhtiar dan memperbanyak istighfar. Bahwa untuk mendapatkan rezeki yang halal harus dengan ikhtiar yang baik dan benar. Sedangkan istigfar diperlukan untuk membuka dan melancarkan rezeki dari penghalang-penghalangya yakni berupa timbunan dosa.
\n
\n
"