Herlina Ajak Lansia Berperan Aktif dalam Pengawasan Partisipatif
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu mengajak para lanjut usia (lansia) untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif guna menjaga kualitas demokrasi. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi kepemiluan yang menyasar pemilih lansia sebagai bagian dari komitmen Bawaslu menghadirkan pengawasan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di Yayasan Putra Mandiri pada Kamis (4/12/2025).
Dalam penyampaiannya, Herlina menekankan bahwa lansia memiliki pengalaman dan kedewasaan yang menjadi modal penting dalam mengawal proses demokrasi. Kedekatan sosial lansia dengan lingkungan sekitar dinilai mampu membantu Bawaslu dalam mendeteksi dini berbagai potensi pelanggaran pemilu, baik pada masa tahapan maupun non tahapan.
Herlina juga menjelaskan tugas dan fungsi Bawaslu di masa non tahapan, di antaranya melakukan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pemilih lansia.
Selain itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelanggaran pemilu yang perlu diwaspadai, seperti politik uang, penyalahgunaan kewenangan, dan penyebaran informasi menyesatkan. Lansia diajak untuk berani menolak serta melaporkan setiap indikasi pelanggaran yang ditemukan di lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, Herlina berharap pemilih lansia semakin sadar akan peran strategisnya dalam pengawasan partisipatif. Dengan keterlibatan lansia dan kelompok masyarakat lainnya, pengawasan pemilu di Kota Gorontalo diharapkan semakin kuat, partisipatif, dan berintegritas.
Penulis:A.L
Editor:Wahyuni
Foto: Dewanti