Dorong Nilai Moderasi Beragama dalam Demokrasi, Bawaslu Kota Gorontalo Kunjungi Kemenag Kota Gorontalo
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Dalam rangka memperkuat fondasi demokrasi yang berintegritas, Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib,S.Ag.,M.Fil.I melaksanakan kegiatan konsolidasi demorkasi bersama Kementerian Agama Kota Gorontalo. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo Hj. Misnawaty S. Nuna di ruang kerjanya pada Kamis (26/2/2026).
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif, kedua lembaga sepakat bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya bertumpu pada aspek prosedural, tetapi juga pada kesadaran moral dan etika publik. Nilai-nilai moderasi beragama seperti toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, dan penghormatan terhadap keberagaman dinilai sejalan dengan prinsip pengawasan partisipatif yang selama ini digaungkan Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kota Gorontalo mengungkapkan pentingnya peran sentral tokoh agama, penyuluh, serta lembaga pendidikan keagamaan dalam menyampaikan pesan netralitas, pencegahan politik uang, dan penolakan terhadap politisasi isu SARA. Melalui kolaborasi ini, diharapkan rumah ibadah dan forum keagamaan dapat menjadi ruang edukasi demokrasi yang menyejukkan serta mencerahkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Hj. Misnawaty S. Nuna menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan potensi pelanggaran pemilu melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi demokrasi di Kota Gorontalo, sekaligus menjaga nilai kerukunan umat dalam setiap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun sinergitas kelembagaan di masa non tahapan, khususnya dalam mendorong penguatan nilai moderasi beragama sebagai pilar menjaga stabilitas dan harmoni sosial.
Penulis/Editor:A.L
Foto: Erwin