Bersama Gerkatin, Erman Dorong Pengawasan Pemilu yang Inklusif
|
Kota Tengah-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Bawaslu Kota Gorontalo terus memperkuat keterlibatan kelompok penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bersama Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin). Dalam kegiatan tersebut, Erman Katili menyampaikan materi mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu agar berlangsung demokratis, jujur, adil, dan inklusif.
Erman menjelaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama, baik dalam menggunakan hak pilih maupun berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Oleh karena itu, akses terhadap informasi kepemiluan dan mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran harus dapat diterima secara mudah oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Penyandang disabilitas bukan hanya menjadi pemilih, tetapi juga dapat berperan sebagai pengawas partisipatif. Keterlibatan Gerkatin sangat penting untuk membantu Bawaslu memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Erman Katili.
Ia juga mengajak anggota Gerkatin untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu, seperti politik uang, pelanggaran netralitas, kampanye di luar ketentuan, maupun tindakan yang dapat menghambat terpenuhinya hak politik penyandang disabilitas. Menurutnya, setiap laporan atau informasi awal dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran.
“Pengawasan pemilu yang inklusif hanya dapat terwujud apabila seluruh kelompok masyarakat diberikan ruang yang setara untuk berpartisipasi. Kami berharap Gerkatin dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyebarluaskan informasi pengawasan sekaligus mengawal terpenuhinya hak-hak politik penyandang disabilitas,” tutup Erman.
penulis/editor:A.L
foto:Wahyuni