Lompat ke isi utama

Berita

“Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 Bermartabat", Herlina Ungkap Target Peserta P2P Daring

Herlina Antu

Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu saat menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Diskusi Daring Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2025 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo bertempat di Aula Amin Abdullah, Lantai 3 Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (12/11/2025).

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo — Dalam rangka memperkuat semangat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Kota Gorontalo terus berinovasi melalui Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2025. Anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina Antu, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mencetak kader pengawas partisipatif yang berfungsi dan bergerak aktif menuju terwujudnya Pemilu 2029 yang bermartabat. Hal itu ia sampaikan saat mengikuti rapat persiapan diskusi daring yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo bertempat di Aula Amin Abdullah, Lantai 3 Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (12/11/2025).

Herlina menjelaskan, P2P Daring 2025 menargetkan partisipasi dari berbagai kalangan masyarakat khususnya pengawasan partisipatif berbasis forum warga, mulai dari mahasiswa, pelajar, organisasi masyarakat, hingga komunitas pemuda. “Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai pengawasan partisipatif tidak hanya dipahami, tetapi juga diimplementasikan oleh masyarakat di berbagai lapisan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herlina menegaskan bahwa semangat “berfungsi dan bergerak” dalam tema kegiatan tahun ini mencerminkan peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas pemilu. Menurutnya, fungsi pengawasan tidak berhenti pada lembaga Bawaslu, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran warga negara.

Dengan semangat kolaboratif tersebut, Bawaslu Kota Gorontalo berharap pelaksanaan P2P Daring 2025 dapat menjadi langkah nyata dalam membangun basis pengawasan yang berintegritas dan berkelanjutan. “Kami optimistis, dengan program P2P daring yang saat ini diselengarakan maka semua peserta dapat berkontribusi dengan menerapkan basis pengawasan partisipatif disemua kalangan,” tutup Herlina.

Rapat dibuka secara resmi oleh anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fajry Arsyad, turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin Akili, Kepala Bagian Administrasi Admira Wantogia dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Kota Gorontalo pengampu divisi HP2H dan staf secretariat Bawaslu Kota Gorontalo, Bawaslu Kabupaten Gorontalo dan Bawaslu Kabupaten Boalemo

 

Penulis/Editor:A.L

Foto: Humas Bawaslu Provinsi Gorontalo