Bawaslu Kota Gorontalo Gelar Rapat Evaluasi Program, Perkuat Konsolidasi Demokrasi Lintas Sektor
|
Kota Gorontalo – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gorontalo melaksanakan rapat rutin evaluasi program dan kegiatan pengawasan pada Kamis, 4/5/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas kinerja pengawasan yang telah berjalan sekaligus mematangkan rencana strategis dalam menghadapi tahapan demokrasi mendatang di wilayah Kota Gorontalo.
Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Sukrin Saleh Taib, secara resmi membuka rapat tersebut dengan menekankan pentingnya sinergi internal. Dalam arahannya, Sukrin menyoroti agenda krusial mengenai konsolidasi demokrasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari fraksi partai politik, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga Dinas Pendidikan (Diknas). Langkah ini diambil untuk memastikan proses pendidikan politik dan pengawasan partisipatif berjalan inklusif.
Dilihat dari sisi substansi pengawasan, Anggota Bawaslu Kota Gorontalo selaku Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Herlina Antu, memaparkan laporan komprehensif mengenai perkembangan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Herlina menjelaskan bahwa penguatan jejaring antar-lembaga menjadi kunci utama dalam meminimalisir potensi pelanggaran di lapangan melalui pendekatan preventif yang lebih modern dan terukur.
Selaras dengan hal tersebut, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Erman Katili, turut memberikan laporan terkait pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan. Erman menegaskan bahwa sosialisasi yang masif merupakan instrumen vital untuk mengedukasi masyarakat mengenai tata cara pelaporan pelanggaran, sehingga tercipta ekosistem pemilu yang bersih dan berintegritas di tingkat kota.
Dari sisi pendukung administrasi dan sarana prasarana, Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Kota Gorontalo, Berny Pakaya, menyampaikan laporan teknis terkait pemeliharaan operasional kantor. Fokus bahasan mencakup pemeliharaan gedung kantor, pengadaan pakaian dinas pegawai sebagai identitas lembaga, serta kesiapan fasilitas untuk menunjang sosialisasi khusus bagi kelompok disabilitas agar akses informasi pengawasan tetap setara bagi seluruh lapisan warga.
Rapat evaluasi rutin ini diakhiri dengan penyusunan poin-poin rekomendasi yang akan menjadi acuan kerja bagi seluruh jajaran komisioner dan staf sekretariat. Melalui pembenahan di berbagai lini, mulai dari konsolidasi politik hingga perbaikan fasilitas operasional, Bawaslu Kota Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan demi tegaknya keadilan pemilu di Kota Gorontalo.
Penulis : Wahyuni
Foto : Wahyuni