Apel Rutin: Sukrin Tekankan 3 Hal Penting
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Bawaslu Kota Gorontalo kembali melaksanakan apel rutin yang berlangsung di halaman kantor, Senin (27/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib, menekankan pentingnya kedisiplinan, kerapian dalam pengelolaan administrasi, pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di masa non tahpan Menurutnya, ketiga aspek ini menjadi fondasi penting dalam menjaga profesionalitas dan kesiapan lembaga pengawas pemilu di setiap waktu. Apel rutin tersebut turut dihadiri oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Gorontalo Berny Pakaja dan diikuti oleh seluruh staf sekretariat Bawaslu Kota Gorontalo.
Dalam arahannya, Sukrin mengingatkan bahwa kedisiplinan bukan hanya sekadar hadir tepat waktu, tetapi juga tercermin dari sikap tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan tugas. Ia menekankan agar seluruh jajaran sekretariat dan staf tetap menjaga semangat kerja meski tidak berada pada masa tahapan pemilu. “Disiplin adalah cerminan integritas. Meskipun kita berada di masa non tahapan, semangat kerja dan pengawasan harus tetap hidup,” ujarnya.
Selain itu, Sukrin menekankan pentingnya pengelolaan administrasi yang rapi dan tertib. Ia menegaskan bahwa setiap dokumen dan laporan harus dikelola dengan sistematis agar memudahkan proses evaluasi dan pertanggungjawaban lembaga. Administrasi yang baik, lanjutnya, akan mencerminkan tata kelola organisasi yang profesional serta mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Bawaslu. “Administrasi yang rapi adalah bentuk tanggung jawab kelembagaan dan memastikan tidak ada yang terlewat dalam proses pengawasan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Sukrin juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap proses PDPB di masa non tahapan. Ia menekankan agar jajaran pengawas tetap aktif melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap data pemilih, terutama dalam memastikan validitas dan akurasi daftar pemilih. Menurutnya, meskipun tidak ada tahapan pemilu berjalan, fungsi pengawasan tetap berjalan sebagai bentuk tanggung jawab Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi.
Menariknya, apel rutin kali ini juga dihadiri oleh para mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang tengah melaksanakan magang di Bawaslu Kota Gorontalo. Sukrin berpesan agar para mahasiswa dapat mengambil pelajaran tentang disiplin, ketertiban administrasi, serta memahami bagaimana kerja-kerja pengawasan pemilu dijalankan di lembaga negara. “Kami ingin para PKL dapat belajar menjadi adaptif dan memahami nilai-nilai integritas yang dijunjung tinggi oleh Bawaslu,” tutupnya.
Penulis:A.L
Editor: Wahyuni
Foto:A.L