Terkait Kegiatan Sosialisasi kepada Disabilitas, Herlina Matangkan Program Pendidikan Pengawasan Partisipatif
|
Kota Timur-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Bawaslu Kota Gorontalo terus memperkuat upaya pengawasan partisipatif dengan memastikan seluruh elemen masyarakat mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan demokrasi dan pengawasan pemilu. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempersiapkan kegiatan sosialisasi yang menyasar kelompok penyandang disabilitas sebagai bagian dari program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P).
Dalam rapat koordinasi internal pada Kamis (11/6/2026) Anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina Antu, mematangkan berbagai aspek pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada penyandang disabilitas. Persiapan tersebut meliputi penyusunan materi, metode penyampaian yang inklusif, serta strategi pelibatan peserta agar kegiatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal.
Kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman kelompok disabilitas mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan. Selain memberikan edukasi terkait kepemiluan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas demokrasi melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan.
Sebagai bagian dari program Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kota Gorontalo berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Langkah ini sejalan dengan semangat demokrasi yang menjamin kesetaraan hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi, pendidikan politik, dan kesempatan berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Melalui pematangan program dan koordinasi yang berkelanjutan, Bawaslu Kota Gorontalo berharap kegiatan sosialisasi kepada penyandang disabilitas dapat terlaksana secara maksimal. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta terhadap pengawasan pemilu, tetapi juga memperkuat jejaring pengawas partisipatif yang mampu berkontribusi dalam menciptakan proses demokrasi yang inklusif, transparan, dan berintegritas di Kota Gorontalo.
penulis/editor:A.L
foto:Wahyuni