Extraordinary Class II, Herlina Tegaskan Kembali Nilai Demokrasi dalam Pembinaan Gerakan Pramuka
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Herlina Antu kembali melanjutkan rangkaian pemberian materi kepada siswa siswi anggota pramuka dalam peran saka nasional Extraordinary Class II bertempat di bumi perkemahan kelurahan Bongohulawa, Limboto Kabupaten Gorontalo, Jumat (7/11/2025).
Dalam penyampaiannya, Herlina menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya sistem politik, melainkan juga nilai-nilai sikap, seperti kejujuran, keberanian menyampaikan pendapat, dan kemampuan menghargai perbedaan. Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan ruang strategis dalam menanamkan karakter tersebut karena Pramuka telah lama dikenal sebagai wadah pembentukan watak, disiplin, dan kepekaan sosial generasi muda. “Pramuka adalah tempat terbaik untuk memulai pendidikan demokrasi sejak dini, sebab di sini nilai-nilai etika dan keteladanan itu hidup dan dipraktikkan,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa dalam konteks pemilu, partisipasi masyarakat bukan semata berada di bilik suara. Pramuka sebagai organisasi besar memiliki potensi untuk menjadi pelopor gerakan pengawasan partisipatif, terutama dalam mengawasi lingkungan sekitar dari praktik politik uang, penyebaran informasi menyesatkan, hingga tekanan terhadap pemilih. “Ketika kalian berani bersuara dan mengambil sikap terhadap pelanggaran, di situ demokrasi benar-benar hidup,” lanjut Herlina.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan pandangan kritis yang muncul selama diskusi. Beberapa di antaranya menyoroti isu praktik politik yang sering terjadi di akar rumput, serta peran anak muda dalam menciptakan ruang dialog sehat di media sosial. Keterlibatan aktif ini menunjukkan bahwa pemahaman demokrasi dapat tumbuh kuat jika diberikan ruang pembelajaran yang tepat.
Dengan terselenggaranya pemberian materi Extraordinary Class II ini, Bawaslu Kota Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus membangun basis pengawasan demokrasi yang berbasis komunitas, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi mendorong aksi nyata di lapangan bahwa Gerakan Pramuka siap turut hadir menjaga kualitas demokrasi bangsa. Herlina dalam kesempatan itu juga menyampaikan tusi bawaslu terkait pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu/Pemilihan
Penulis/Editor:A.L
Foto:Erwin