Lompat ke isi utama

Berita

Di Sipatana, Sampel Coktas PDPB Memperoleh Pengawasan Ketat Dari Timfas Bawaslu Kota Gorontalo

Bawaslu Kota Gorontalo

Timfas Bawaslu Kota Gorontalo melakukan pengawasan ketat terhadap sampel Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan atau PDPB di  Sipatana pada Rabu (6/5/2026).

Sipatana-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Timfas Bawaslu Kota Gorontalo melakukan pengawasan ketat terhadap sampel Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan atau PDPB di  Sipatana. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai prosedur, akurat, dan mencerminkan kondisi faktual masyarakat di lapanga, Rabu (6/5/2026).

Pengawasan dilakukan dengan mencermati data pemilih yang menjadi sampel dalam pelaksanaan Coktas. Timfas memastikan bahwa setiap data yang diperiksa telah sesuai dengan ketentuan, baik terkait pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat, pemilih yang telah pindah domisili, maupun potensi data ganda yang perlu mendapat perhatian dalam proses pemutakhiran.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan ini juga diarahkan untuk menjaga kualitas daftar pemilih agar tetap valid dan mutakhir. Data pemilih yang akurat menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan, karena berkaitan langsung dengan perlindungan hak pilih masyarakat.

Timfas Bawaslu Kota Gorontalo menilai bahwa pengawasan terhadap sampel Coktas PDPB perlu dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kekeliruan dalam proses pencatatan maupun pembaruan data. Melalui pengawasan yang ketat, setiap temuan atau ketidaksesuaian dapat segera dicermati dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui kegiatan pengawasan di Sipatana, Timfas Bawaslu Kota Gorontalo berharap pelaksanaan Coktas PDPB dapat menghasilkan data pemilih yang lebih berkualitas. Upaya ini menjadi bentuk komitmen Bawaslu dalam menjaga hak konstitusional warga negara serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

penulis/editor:A.L

foto:humas