Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Bersama Nasdem, Bawaslu Kota Gorontalo Bahas Hal Ini

.

Bawaslu Kota Gorontalo lakukan Konsolidasi Demokrasi, kunjungan dilakukan langsung di Kantor DPD Partai NasDem Kota Gorontalo pada Sabtu (18/4/2026)

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo- Bawaslu Kota Gorontalo terus memperkuat peran pengawasan demokrasi melalui kegiatan konsolidasi bersama Partai NasDem sebagai bagian dari upaya evaluasi penyelenggaraan Pemilu. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meninjau berbagai aspek pelaksanaan Pemilu sebelumnya, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih kolaboratif dan inklusif. kunjungan dilakukan langsung di Kantor DPD Partai NasDem Kota Gorontalo pada Sabtu (18/4/2026).

Dalam suasana dialog yang konstruktif, kedua pihak sepakat bahwa penguatan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen politik dan masyarakat.

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh sebagai dasar dalam memperbaiki sistem pengawasan ke depan. “Evaluasi ini bukan sekadar melihat kekurangan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun sistem pengawasan yang lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan Pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

Sementara itu, perwakilan dari Partai NasDem menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu dalam membangun ruang diskusi terbuka dengan partai politik. “Kami menyambut baik forum seperti ini, karena menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga marwah demokrasi,” ungkapnya. 

Ia juga mengatakan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya partisipasi yang cerdas dan bertanggung jawab.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas langkah-langkah konkret dalam meningkatkan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Bawaslu Kota Gorontalo menilai bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi elemen penting dalam mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini. 

Sementara itu Anggota Bawaslu Kota Gorontalo Erman Katili mengungkapkan bahwa aspek pendidikan politik kepada masyarakat juga menjadi fokus utama dalam konsolidasi ini. 

Kedua pihak sepakat bahwa literasi politik yang baik akan berdampak pada kualitas partisipasi publik dalam Pemilu. “Edukasi politik harus terus digencarkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi pengawas yang kritis"ungkap Erman.

Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem demokrasi yang lebih sehat, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Gorontalo.

Penulis : A.L

edit/foto : Wahyuni