Apresiasi Bawaslu Kota. Ketua Yayasan Putra Mandiri, Raden Sahi: Siap Bersinergi Bersama Bawaslu
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo — Apresiasi Kegiatan Bawaslu Kota Gorontalo, Ketua Yayasan Putra Mandiri Gorontalo, Raden N. Sahi, menyatakan kesiapan yayasannya untuk bersinergi bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gorontalo dalam mewujudkan edukasi terkait pemahaman pendidikan politik serta pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Serta Pemahaman Kepemiluan Kepada Kalangan Disabilitas Se-Kota Gorontalo yang berlangsung di Manna Bakery dan Cafe, Rabu (8/10/2025).
Raden N. Sahi menegaskan bahwa partisipasi penyandang disabilitas dalam pengawasan partisipatif merupakan bagian penting dari pelaksanaan demokrasi yang setara. Ia mengapresiasi komitmen Bawaslu Kota Gorontalo yang terus melakukan sosialisasi dan membuka ruang dialog serta kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas disabilitas. "Kami siap mendukung setiap langkah Bawaslu dalam memastikan hak-hak politik penyandang disabilitas terlindungi,” ujar Raden.
Lebih lanjut, Raden menjelaskan bahwa Yayasan Putra Mandiri selama ini aktif melakukan pendampingan, pelatihan keterampilan, serta advokasi bagi penyandang disabilitas di Gorontalo. Ia berharap sinergi dengan Bawaslu tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga mencakup pelibatan langsung penyandang disabilitas dalam kegiatan pengawasan partisipatif.
Sementara itu, anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina menyambut baik komitmen Yayasan Putra Mandiri. Pihaknya menilai kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pendidikan dan pemahana terkait edukasi kepemiluan ramah disabilitas. “Bawaslu terus berupaya membangun kemitraan dengan berbagai pihak agar pengawasan pemilu dimasa mendatang lebih inklusif dan partisipatif,” ungkapnya .
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penyandang disabilitas di Kota Gorontalo dapat lebih aktif berperan dalam proses demokrasi. Kolaborasi antara Bawaslu dan Yayasan Putra Mandiri menjadi wujud nyata bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab lembaga pengawas, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali kalangan disabilitas
Penulis : Wahyuni
Editor : A.L
Foto : Wahyuni