Di 3 Kelurahan Ini, Sukrin Tegaskan Pengawasan Ketat Proses Coktas PDPB
|
Kota Tengah-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Gorontalo-Proses pencocokan dan penelitian (coklit) Terbatas dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan oleh KPU Kota Gorontalo terus menjadi perhatian serius jajaran Bawaslu Kota Gorontalo. Di 3 Kelurahan yakni Wumialo, Dulalowo dan Dulalowo Timur Kecamatan Kota Tengah pengawasan dilakukan secara langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib untuk memastikan setiap tahapan PDPB berjalan sesuai prosedur, akurat, dan akuntabel. Kehadiran Bawaslu Kota Gorontalo di lapangan menjadi bagian dari komitmen kelembagaan dalam menjaga kualitas data pemilih sebagai fondasi demokrasi yang sehat, Kamis (30/4/2026).
Sukrin saat langsung memantau proses coktas PDPB di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa pengawasan melekat sangat diperlukan guna meminimalisir potensi kesalahan data, baik terkait pemilih yang tidak memenuhi syarat maupun yang belum terdaftar. Menurutnya, validitas data pemilih harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemutakhiran.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan proses coktas berjalan sesuai ketentuan, serta menjamin bahwa setiap warga yang memiliki hak pilih benar-benar terdata dengan baik,” ujar Sukrin saat melakukan pengawasan Coktas PDPB di Wumialo.
Selain melakukan pengawasan, Sukrin juga berkoordinasi dengan KPU dan beberapa pemerintah kelurahan dan masyarakat di lapangan agar proses coktas dilakukan secara teliti dan profesional. Ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, termasuk memastikan tidak ada data ganda maupun pemilih yang telah meninggal dunia masih tercatat dalam daftar pemilih khususnya pemilih meninggal dunia dan juga pemilih memenuhi syarat yang saat ini berada di luar Negeri yang menjadi sampel
Lebih lanjut, Sukrin menekankan bahwa partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam mendukung keberhasilan proses PDPB. “Kami berharap masyarakat turut aktif memberikan informasi yang benar kepada petugas, sehingga data pemilih yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Penulis/Editor:A.L
Foto:Iqbal